Kamis, 18 Juni 2025 - 19:45:31 WIB
Navigasi
Pencarian

Masyarakat Dusun Leban Desa Nyayum Laksanakan Baremah Banua Untuk Pantang Balala

  • Home
  • Post
  • Masyarakat Dusun Leban Desa Nyayum Laksanakan Baremah Banua Untuk Pantang Balala
...

Jumat, 5 Juni 2026 - Sosial Budaya - 60x dilihat


Masyarakat Dusun Leban Desa Nyayum Laksanakan Baremah Banua untuk Pantang Balala

Masyarakat Dusun Leban, Desa Nyayum, melaksanakan kegiatan Baremah Banua sebagai bagian dari pelaksanaan adat untuk menyambut Pantang Balala di wilayah Dusun Leban.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dusun Leban, staf desa, Ketua RT, Pasirah, Pangaraga Dusun Leban, serta seluruh masyarakat Dusun Leban Desa Nyayum. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan kuatnya kebersamaan dalam menjaga adat dan tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat.

Baremah Banua merupakan salah satu bentuk kegiatan adat yang dilaksanakan bersama oleh masyarakat. Selain sebagai wujud penghormatan terhadap adat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan, kebersamaan, dan gotong royong antarwarga.

Dalam suasana penuh kebersamaan, masyarakat Dusun Leban turut berpartisipasi mendukung jalannya kegiatan. Pemerintah Desa Nyayum mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah ikut menjaga dan melestarikan adat serta budaya lokal. Momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk kembali mengingat nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Di sela persiapan, tokoh adat menyampaikan secara singkat makna falsafah Dayak “Adil Ka Talino, Bacuramin Ka Saruga, Basengat Ka Jubata”. Menurutnya, falsafah tersebut tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan adat, tetapi juga sangat relevan dengan upaya membangun perilaku yang berintegritas dan antikorupsi.

“Adil Ka Talino” mengajarkan untuk berlaku adil kepada sesama, menghormati hak orang lain, serta tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi hak kita. Nilai ini sejalan dengan sikap jujur, adil, dan peduli.

Sementara “Bacuramin Ka Saruga” mengandung pesan agar setiap tindakan selalu mencerminkan kebaikan. Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap sederhana, disiplin, dan kerja keras, serta menjauhi keserakahan dan keinginan mendapatkan sesuatu dengan cara yang tidak benar.

Kemudian “Basengat Ka Jubata” mengingatkan bahwa kehidupan manusia bersumber dari Tuhan dan setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan kepada-Nya. Hal ini sejalan dengan nilai tanggung jawab, berani, dan mandiri, termasuk keberanian untuk menolak segala bentuk suap, gratifikasi yang tidak semestinya, dan tindakan koruptif.

Tokoh adat menekankan bahwa nilai antikorupsi sebenarnya dapat tumbuh dari kearifan lokal yang sudah hidup dalam masyarakat. Dengan menjaga dan mengamalkan falsafah leluhur, masyarakat Desa Nyayum diharapkan tidak hanya melestarikan adat dan budaya, tetapi juga memperkuat karakter yang jujur, berintegritas, dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan Baremah Banua ini, diharapkan nilai-nilai adat, persatuan, dan kepedulian sosial masyarakat Dusun Leban dapat terus dipertahankan serta diwariskan kepada generasi muda.